Showing posts with label Blogging. Show all posts
Showing posts with label Blogging. Show all posts

Sunday, January 6, 2019

Bukan Sembarang Buzzer

tentang influncer, buzzer, endorser

Tiba-tiba pengen nulis tentang dunia Buzzer termasuk influencer dan endorser, gara-gara baca berita (entah hoax atau bukan) yang jelas langsung mengingatkanku pada kehati-hatian untuk meng'endorse produk atau menjadi buzzer di medsos. Saya sendiri kadang kala ada menerima kerja sama menjadi buzzer atau ketiga jenis kerja sama itu. Buat yang masih asing mendengar ketiga nama ini, baik saya kasih penjelasannya dulu tentang apa itu endorser, buzzer dan influencer?

Endorser: cara kerja endorsement adalah pebisnis memberikan produk untuk kemudian direview dan dipromosikan oleh endorser. (Biasanya artis)

Buzzer: Buzzer berasal dari kata buzz yang berarti berdengung, desas desus, a rumor. Seorang buzzer biasa menyampaikan serangkaian informasi secara berulang-ulang. Bisa jadi soal makanan, pakaian, lokasi wisata. Followers atau audience buzzer sangat banyak. Valuebuzzer sendiri umumnya untuk menyebarluaskan informasi seluas-luasnya. Pilihan untuk menyukai produk dan mencari tahu lebih dalam akan dikembalikan kepada tiap audience. Hal ini karena buzzer tidak punya tugas menggiring opini atau mengajak followers untuk mengikuti sarannya. (Blogger banyak banyak juga yang berkerja sama menjadi buzzer)

Influencer: seorang influencer perlu memiliki skill khusus untuk meyakinkan banyak orang agar tertarik dan mau mencoba produk yang ia promosikan. Umumnya influencertidak punya followers sebanyak buzzer, akan tetapi memiliki engagement rateyang lebih tinggi. Influencer sendiri tak serta merta harus expertatau ahli tentang produk yang ia tayangkan, asalkan paham bagaimana mempromosikan dan mengiring opini publik. (Ada juga blogger yang bekerja sama menjadi Influencer)

Tugas mereka terlihat sama namun sebenarnya tiga terminologi tadi memiliki role yang berbeda-beda. Hal ini patut diketahui setiap pebisnis online agar tidak terkecoh dan dapat merumuskan marketing plan yang tepat.

Sumber referensi https://meeberpos.com/blog/index.php/2018/04/01/beda-buzzer-influencer-endorser/


Blik ke awal kenapa saya terbesit untuk menulis Bukan Sembarang Buzzer. ini tentang aplikasi keuangan yang 'katanya' punya asing masuk ke Indonesia (tidak bisa saya sebutkan namanya, karena belum di teliti betul kebenarnya) sebelumnya kita punya di Indonesia e-money milik mandiri, Flazz dari BCA, paytren, dan fintech legal lainnya. Dan waktu itu saya hampir menerima tawaran kerja sama untuk mengendorse aplikasi berupa dompet digital, yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh saya untuk mengetahui 'asal-usulnya seperti didirikan siapa, dari mana asalnya dan bagaimana pengaruhnya' yang tidak sempat saya ikuti karena sedang sakit tempo lalu. Tidak hanya aplikasi dompet digital, fintech pinjaman uang online ilegal asal Cina pun sudah meluas di Indonesia. Well ini juga Peringatan buat saya untuk berhati-hati mempromosikan sebuah produk/brand baik dalam bentuk promote lewat medsos maupun content palacement di tulisan blog, karena ada beberapa lebel blog saya menulis tentang finansial (maaf keun jika masih banyak kekurangannya dalam penulisan dan sharing)

Loh, kalo alasannya punya luar banyak kok brand asing di Indonesia yang kadang-kadang masih kita pakai/konsumsi?

Ya, memang banyak kok yang sudah dilegalkan dan banyak juga yang ilegal. Saya juga terkadang sadar tidak sadar memakai atau membeli. Meski jarang dan memang sedang belajar 100% Indonesia, membatasi itu. Di tengah arus kencang life style, yang kalo kata anak muda kekinian "kalo gak ngopi di Starbucks selfie dulu rasanya gak keren" 😆 Nora ya. Just itu perdagangan internasional dan legal, yang bisa kita pilih, pilih asli indo atau lebih suka produk luar? yang intinya sama aja membuat kita ketergantungan dengan negara lain. 

Buat beberapa orang mungkin tidak mempermasalahkannya, namun ini komitmen saya pribadi sebisa mungkin menghindari itu secara tahu maupun ketidak tahuan saya.


Back to Poin satu, harus hati-hati dalam memilah milih produk yang mau saya terima untuk kerja sama. Siapa sih yang mau ikut terlibat dengan sesuatu yang merugikan? Tanggung jawabnya berat loh.
masih ingat dengan pemberitaan yang sempat heboh kemarin di televisi tentang beberapa artis kenamaan yang ikut dibawa ke kantor polisi karena endorsein produk skin care palsu? ya itu segelintir kerugian dari sang endorser meskipun tidak dipenjara. Tapi dari situ saja kita sudah bisa menilai sendiri bahwa kehati-hatian memilah kerja sama dengan sebuah brand/merk itu perlu. Jangan asal instan dan money. Belum lagi targetnya masyarakat Indonesia yang ikut di rugikan. Itu kenapa saya berpikir memilah milih produk untuk di endorse di medsos kita sangat penting. Karena berdampak pada yang kita ajak pula kan?


Poin kedua, pernah saya melihat sebuah artikel yang membuat saya kaget, tapi sekaligus membuat saya introspeksi lebih lagi. Karena judulnya menjelekan pekerjaan influencer. Saya lupa judul detailnya tapi saya ingat kalimat ini,
"Pekerjaan kotor Influencer" Sayangnya saya tidak sampai membaca sampai habis karena gangguan sinyal. 😫

Sebagian orang mungkin merasa menjadi Influencer itu tidak jauh berbeda dengan sales jaman now. Hmmm, kalo mengingat sales penjualan kita pasti sudah hafal pintarnya sales menggiring pembeli. Its okay kalo barang itu bermanfaat dan benar-benar dibutuhkan pembeli tidak ada unsur mudarat nya gapapa kan, saling membutuhkan dan memberi manfaat, secara tidak langsung kita juga membantu si sales tersebut untuk mendapatkan fee. Tapi, yang salah itu kalo sales berbicara bohong apalagi merugikan orang banyak. Ini yang harus seorang influencer bijak saring dulu jika mendapat tawaran berkerja sama.

Bukan hanya produk, karena buzzer dianggap dapat memberikan pengaruh yang cukup kuat di dunia digital seperti sekarang ini, sehingga mereka sekelompok orang melibatkan buzzer untuk kampanye pemilihan legislatif!

Memangnya ada yang salah jika ikut kampanye dengan hastag tertentu atau simbol yang berbau politik?
Tidak salah jika itu memang pilihan dari hati kita dan tidak black campaign. yang salah itu yang di bayar untuk membuat opini yang tidak benar, mempengaruhi orang tapi menjelekan Rivan. 😱

Itu balik ke pilihan kita masing-masing, mau jadi buzzer seperti apa? Jangan sampai kritikan artikel "Pekerjaan kotor Influencer" itu benar!

Jadi kesimpulannya adalah, boleh saja mendapatkan bonus dari hobi seperti ngeendorsin/buzzerin/influence sebuah produk, tetapi tidak lupa memilah milih dulu dengan bijak. Semua itu tergantung pilihan kalian sih, mau jadi Buzzer, atau influencer tipe seperti apa 😊 Kalo saya sih pinginya yang membawa manfaat untuk orang banyak. Ini juga menjadi peringatan saya sendiri yang masih tahap belajar dan terus belajar mencari jati diri di dunia blogging. tapi jika masih ada kekurangan saya seperti postingan di feed media sosial, dalam ketidak tahuan saya gapapa tegur aja. Saya bukan manusia sempurna 😊


Saturday, October 6, 2018

Plus Minusnya Ngeblog Untuk Ibu Rumah Tangga


Pertanyaan-pertanyaan yang sering saya dapat ketika teman bertanya tentang kerjaan freelance saya sebagai blogger yang sering nongol di medsosnya, haha...

Enak gak jadi blogger?
Wah, enak ya bisa dapat uang dari nulis?
Gimana dong caranya supaya saya dapat uang dari ngeblog?
Saya pengen dong, tapi gak bisa nulis.
Saya mau ngeblog tapi susah atur waktunya, gak sempat nulis, dsb.

Dan rata-rata opini mereka tentang blogger itu mayoritas enak, seru, asyik, dan ber'money.

Sejujurnya saya bukan blogger yang sering dibicarakan netizen itu, haha..
Bukan blogger yang terkenal, atau Blogger senior. Menulis ini sekedar ingin sharing tentang enak gak enaknya menjadi blogger yang sudah lebih dari dua tahun melintang ini. Junior banget kan? ...
Atau bahasa kekiniannya, cuma serpihan rengginang di antara mastah blogger yang sebenarnya dia itu rengginang ya, saya recehnya, haha..

Ngeblog bagi saya pribadi awalnya adalah sebuah kegiatan menulis yang saya anggap sebagai terapi mental, hahaaa. Eits jangan berpikir negatif dulu, jadi saat kita menulis ada rasa kepuasan sendiri untuk berbagi dan dibaca orang (yang jelas yang bermanfaat) saya masih ingat beberapa tulisan pertama saya itu tentang cara-cara. Cara klaim BPJS, Review tabungan berencana, Cara mutasi surat pindah beda kota, Sharing seputar Parenting, dan lain-lain yang biasanya sudah saya alami.

Dan selama itu saya sangat menyukai ngeblog ini. Mungkin karena sejak kecil hobi membaca saya jadi tertarik dengan dunia blog dan search engine google, haha.

(+) Plusnya Ngeblog Untuk Ibu Rumah Tangga
  • Banyak kata tersalurkan (terutama perempuan yang identik dengan kebawelan)
  • Bisa membantu orang lain jika kita menshre tulisan yang dibutuhkan
  • Berbagi info bermanfaat
  • Memperluas jaringan dan teman 
  • Menambah pengetahuan dari membaca
  • Membantu penghasilan tambahan misalnya menyalurkan jasa yang berhubungan dengan kedigitalan ataupun lain-lain yang berhubungan dengan Niche blog.
  • Belajar lagi tentang dunia penulisan dan penyampaian informasi.

(-) Minusnya
  • Boros kouta internet, haha
  • Awas jadi terobsesi money 
  • Berhubungan lebih sering dengan gadget dan rentan menulari ke anak
  • Lebih rentan tidak bisa mengatur waktu ngeblog dan urusan rumah (jika tidak disiasati dengan bijak)
  • Sering terpapar gadget, harus ekstra jaga kesehatan mata, punggung, sakit kepala.



Saya jadi ingat tugas mengarang waktu SD setiap awal tahun pelajaran baru menjadi hal yang paling saya suka. Saya kecil suka sekali pelajaran bahasa Indonesia, karena seringnya dipelajaran itu kita membaca dan menulis, hmm mungkin inilah sebabnya saya jadi suka ngeblog. Namun setelah dipikir-pikir menulis saat sekolah lebih mudah dari pada menulis platform online, haha. bertemu SEO, saingan blogger ketjeh, master blogger, berkali-kali ngerasain down karena kalah lomba blog, haha. udah jangan bahas bagian ini nanti good moodnya ilang lagi, jadi down mood.

Baca juga: 7 Cara Menciptakan Good Mood Saat Ngeblog

Jadi kalo ada yang bertanya tentang plusnya ngeblog dapet money, saya akan menjawab itu adalah bonus dari ngeblog bukan tujuan utamanya, ngeblog untuk dapat uang (saya pribadi, gak tau deh kalo kalian 😂 kan beda-beda tujuan)

Karena kalo awalnya tujuan kita materi tidak akan bertahan lama di dalam dunia perbloggingan. Sama seperti proses belajar lainnya, ingin mencapai sesuatu maka kita harus belajar dulu, merasakan jatuh, bangun. Seperti iseng ikut lomba blog tapi gak pernah menang-menang, haha. Yakin deh kalo yang ngejar materi apalagi pengen yang instan, blog mereka juga gak bertahan lama ketika merasakan kalah.

Memang ada beberapa blogger yang berpenghasilan waaw dari blognya namun ya itu, karena memang mereka-mereka itu berbakat, konsisten, tekun, perangkat mumpuni, haha, dan masih banyak lagi penyebab keberhasilannya. Tapi tidak menjadi tolak ukur ngeblog untuk dapat uang. Ya itu balik lagi, rezeki-rezekian, tujuan kita ngeblog. Yang paling penting sih jalanin aja passion menulis mu, rezeki ngikutin dari mana saja. Toh gak harus berupa money kan? Pahala juga rezeki.

Tapi sejauh ini yang aku rasain sih lebih banyak plusnya. 😊


Yuk, Belajar ngeblog!


Tuesday, October 2, 2018

Tips Mengatur Waktu Ngeblog Untuk Ibu Rumah Tangga


Tips Mengatur Waktu Ngeblog Untuk Ibu Rumah Tangga

Berkoreksi dari rungsing saat nulis dinangisin anak, balik lagi menuju laptop ide sudah buyar, lagi enak-enaknya nulis, anak tidur siang tiba-tiba si nenek nyuruh ini itu atau mas suami pulang ke rumah untuk makan siang, sengosengoseng, lupa lagi sama ide tulisan tadi, dari pagi, siang sampe malam total gak mau nulis sengaja nunggu anak,, eh malah badan sudah keburu lelah dan ikutan tidur.

Ada yang pernah ngalamin seperti saya?
duh, pasti emak tau deh rasanya kaya apa..

Dari pengalaman itu (haha, bukan pengalaman juga sih bilangnya mungkin bahasa ilmiahnya dari hasil riset emak rungsing saat ngeblog) saya menyimpulkan pentingnya Mengatur Waktu Ngeblog Untuk Ibu Rumah Tangga terutama untuk menulis atau memegang gadget disela-sela urusan rumah tangga, seorang ibu harus cerdas saat setiap megang gadget kelihatan anak-anaknya. Contoh kalo anaknya masi ucrit, ucriit kaya anak saya, harus ngumpet-ngumpet dulu kalo tidak dia bakal merasa di cuekin atau malah rebutan hape sama emknya, haha.. itu beda lagi ceritanya, disini Peran Ibu Cerdas, Mendidik Anak di Era Digital dan Buku Digital Parenthink.

Dan berikut Tips Mengatur Waktu Ngeblog Untuk Ibu Rumah Tangga,


1. PIORITASKAN PEKERJAAN RUMAH TANGGA

Ini jelaass, jelas ngomongnya tapi susah ngejalanin. bangun subuh, solat, nulis lanjutin draft kemarin merasa masih subuh stop nulisnya nanti aja pas pagi sekalian bikin sarapan. akhirnya, males masak sarapan beli aja nasi uduk, lalu lanjut nyuci, prepare masak buat makan siang, tinggal bentar cek hape, ada chat, balesin chat, ujung-unjungnya asik sendiri karena merasa tanggung 'ada urusan di WA' alhasil masak buru-buru, nyuci buru-buru sambil mikirin fenomena di media sosial tadi.

lagi ngulek sambel pun pikiran udah kemana aja. dan tahukah bunda, itu malah membuat kita capek dua kali! capek tenaga, capek pikiran, males, ujung-ujungnya gak kelar-kelar pekerjaan rumah tangga, (kisahnyata dan fakta haha).

Jangan paksakan menulis atau mengurus yang lain di sebuah gadget jika keadaan rumah sedang riweuh misalnya, pagi hari. subuh sampai pagi hari sudah jelas jamnya emak sibuk, usahakan tidak membuka hape dijam segini kecuali pekerjaan sudah beres seperti,
pastikan sudah menyiapkan kebutuhan keluarga, sarapan, anter anak sekolah, suami sudah pergi kerja, pastikan baby sudah bobok. next, baru cek hape dan buka laptop. sepengalaman aku sebagai iu muda yang anaknya baru TK, ini bertahan sekitar 2,5 jam sebelum menjemput kembali anak pulang sekolah. tapi kan lumayan, meskipun sedikit waktunya.


2. MENGENAL JAM YANG PAS UNTUK MENULIS
Artinya kita sudah tahu jam-jam yang tepat untuk menulis. saat anak sedang tidur atau saat waktu senggang dan banyak banget kata-kata yang ingin kita tuang di blog. namun masih ada saja blogger yang kadang memaksakan waktu yang tidak pas untuk menulis, contohnya saya. kadang-kadang sih kalo sudah berhubungan dengan kewajiban dan deadline. but, belajar dari itu ada yang lebih penting lagi dari sekedar membuat blog post yakni mengenal jam yang pas untuk menulis.

  • Tidak ngeblog di depan anak terutama anak di bawah umur. ini kalo tidak mau anaknya jadi lengket sama gadget. lah orang tuanya aja asyik gadget.
  • Hindari ngeblog di jam sibuknya ibu-ibu, misalnya pagi hari dan menjelang magrib. alias jam sibuknya ibu-ibu.
  • Manfaatkan kesempatan rumah sepi. maksudnya saat suami kerja, anak semua sudah pergi ke sekolah atau si dedek sedang tidur siang.
  • Jangan paksakan menulis jika merasa sangat lelah. biasanya emak-emak seharian mengurus pekerjaan rumah maupun sepulang ngantor, waktunya tidur tengah malam malah ngeblog dan begadang. biasanya akan menghasilkan tulisan yang kurang bagus. saya sendiri masih suka begadang tapi siangnya memang sudah tidur siang sebelumnya, hihi.
Jadi moms, ngeblog itu sangat membutuhkan waktu yang pas sama seperti pekerjaan lainnya bukan hanya sekedar part time. tapi bagaimana part time ini bisa di gunakan secara maksimal.


3. TETAP KONSISTEN MEMENEJ WAKTU DAN MENULIS
Freelance, part time, wah kedengarannya enak ya, menulis saat waktu luang. tapi kenyataannya tidak semudah itu perisah, hehe. dibutuhkan suasana, jam, mood, bertapa, dan lain sebagainya untuk tetap konsisten memberi makan blog. ada waktu-waktu dimana kita sedang rajin menulis blog atau tiba-tiba menghilang. sering kaya gitu? emak-emak sering nih kayanya, hehe. tapi aku salut loh, beberapa ibu-ibu yang IRT maupun berkarier masih tetap konsisten menulis blog. dan gak semua blogger bisa tetap konsisten. itu kenapa aku menyebutnya moms blogger-blogger seperti ini adalah konsisten memenej waktu menulis.

Dari pengalaman pribadi dan bertanya ke beberapa blogger yang aku anggap sibuk di luar tetapi tetap konsisten ngeblog akhirnya aku simpulkan bahwa poin 1 dan 2 jika sudah kita kuasai, maka memenej waktu menulis dapat kita atur dan biasakan akan lebih mudah dilakukan bahkan bisa dibilang lebih terjadwal.

Baca juga:  Mood Saat Menulis Mempengaruhi Kualitas Konten

Nah, kekonsistenan menulis blog ini sebenarnya balik lagi ke tujuan saat kita membuat blog, apakah sekedar iseng menulis, atau just hobi menulis, ada juga yang ingin mempromosikan jasa lewat tulisan, just sharing, money, networking, dan banyak lagi. dan menurut saat yang membuat sesorang blogger itu konsisten menulis salah satunya pintar Mengatur Waktu Ngeblog.


Bagaimana ibu-ibu? siap jadi blogger yang sesungguhnya??

cieeleah..

Thursday, September 27, 2018

7 Cara Menciptakan Good Mood saat Menulis Blog

7 Cara Menciptakan Good Mood saat Menulis Blog
Sebelum kalian membaca artikel Tips Menciptakan Good Mood saat Menulis Blog, saya mau tanya dulu, Mood saat menulis mempengaruhi kualitas konten itu Mitos atau Fakta?
Hayo, hayo, apa hayo?

Saya pribadi sih menjawab, adalah fakta!

yang jawabnya bukan fakta dilarang baca ini ya, haha..


Alhamdulillah, kerjaan sudah beres termasuk ngelonin anak. Sekarang waktunya kita nulis mumpung mood lagi enak, situasi juga mendukung. Ya, kaya gini nih, malem-malem, anak udah tidur, sepi, cuma ada suara kipas angin. Enggak kaya biasanya setiap menulis rasanya seperti diburu waktu, dipaksa mikir, "ayo ayo setiap minggu harus update, inget konsistensi!". Alhasil saya merasa kurang maksimal. Jadi bagi saya mood saat ngeblog itu berpengaruh banget sama kualitas konten yang dibuat. kalo udah merasa dipaksa kaya gitu, merasa hambar aja nih tulisan, yang menulisnya pun muak bacanya, hahaha, semoga vistor lagi dikit. dan memang gak mudah loh, membangun mood yang lagi enak-enaknya.

Okey, saya akui belakangan ini saya kurang konsisten ngeblog karena sedang sibuk di luar semenjak menjadi salah satu anggota kepengurusan sebuah komunitas blogger, monggo bergabung di Mom Blogger Community/ MBC (promosi, wkwkwk) dan kamu tahu sebenarnya ada lebih dari 70 draft yang sedang dalam masa edit dan menunggu gilir publish tapi tidak disegerakan juga sudah bertahun-tahun, hahaaa... dasar. bukan apa-apa, tapi karena kesibukan.
Kangen nulis? pastilah.
Nunggu waktu yang tepat? harus!
kenapa,  karena buat saya mood saat menulis mempengaruhi kualitas konten.
Masa pikiran, sikon lagi ruwet kita paksakan nulis, gak maukan seperti apa yang saya bilang tadi, hambar, kesannya maksain banget, yang menulisnya pun muak bacanya, apalagi pembaca, hahaha...

Udah gak usah banyak ngombe yang gak penting langsung aja pada intinya,

Tips Menciptakan Good Mood saat Menulis Blog


1. Kondisikan Tempat yang Menurutmu Nyaman
Mungkin ada beberapa orang yang nyaman menulis ditempat umum seperti di area wifi free taman kota, food court, cafe, dll. okey gapapa selama tempat itu membuat kalian nyaman, tapi boleh aku sharing tempat menulis yang aku suka adalah yang sepi, jauh dari keramaian maupun suara orang disekitar. it's so easy pokoknya enjoy banget deh mau merangkai kata-kata apa juga.

2. Mengenali Waktu yang Tepat untuk Ngeblog
Setuju gak sih, kalo kita melakukan sesuatu termasuk menulis gak bisa gitu loh di dalam situasi yang sedang ruwet. pokonya hindari situasi seperti ini, jangan paksakan, dan bagi kita yang udah emak-emak tetep pioritas keluarga dulu. stop ketak-ketik, tutp laptop, kelarin tangisan anak, kelarin dapur, kelarin suami XD... next lanjut lagi, kalo kata tukul "kembali ke laptop!"

3. Mood yang Relax
Balik lagi ke poin 3, tidak jauh berbeda sama-sama saling mempengaruhi. karena kalo keadaan ruwet, pikiran semeraut mood malah gak relax, gelisah. Mood yang relax adalah saat yang tepat untuk menulis. Jangan dipaksakan bila pegal istirahatlah sebentar, boleh di draft tapi jangan sampe bertahun-tahun ya.... XD

4. Mencari Inspirasi di Sekitar
Sebenarnya ada banyak inspirasi di sekitar kita untuk di jadikan bahan tulisan, itu menurut saya pribadi. jadi ketika pikiran sedang buntu coba perhatikan benda disekiling kita. misal ada dompet keliatan kartu BPJS, buat saja tulisan tentang BPJS, atau hari ini kamu habis mengurus sesuatu bisa juga dishare. ketika inspirasi sudah di dapat good mood akan muncul dengan sendirinya...
yang merasa pernah ngalami ini, bener kan? bener kan?

5. Manfaatkan Waktu Luang
Jujur saya masih memanfaatkan waktu luang dengan tidur, haha..
gak lah, gak lah, gak semuanya waktu luang itu untuk tidur. jadi saat kamu sedang senggang dan merasa ingin bercerita maka tumpahkanlah lewat tulisan. ketika ada niat ingin menulis, menulislah jangan ditunda. buka hape, tulis yang ingin ditulis di note, bersambung kalo lagi mood, lama-lama jadi artikel dan bisa dipindahin ke blog.

6. Menulislah dari Hati 
Emang susah menulis dari hati, nulis bagus niatnya biasanya cuma karena ingin menang lomba blog, haha. Infografis, detail, SEO ok, rajin BW tapi asal cuma buat naikin DA, hmmm apakah itu dari hati? Dari hati karena sesuatu mungkin ya, hehe. Tapi kalo akhirnya gak sesuai sama tujuan kita, taukah kamu itu malah membuat bad mood berkepanjangan, malah pahitnya setelah itu jadi malas nulis blog lagi. Its no, no, no...

Seperti yang pernah saya tulis beberapa waktu yang lalu tentang Menulislah dari hati.

7. Cemilan di Samping Laptop
Ini, ini nih yang harus ada dan selalu berhasil bikin good mood saat ngeblog. 😂

Dan itulah buibu, 7 Cara Menciptakan Good Mood saat Menulis Blog versi mom Bella yang sudah malang melintang di dalam dunia kepengurusan rumah tangga sambil ngeblog, #halah 😂 boleh ikutin boleh kagak, yang bener ikutin, yang gak bener buang ..

Selamat Menulis 😊

Saturday, March 24, 2018

Belajar Neblog itu kaya makan nano-nano!


Teng! Jam 10 malem. anak, suami udah pada tidur. ada yang belum tidur juga??

Sama saya juga belum tidur, yuk kesini kita ngariung. saya mau nulis tentang ngeblog ala nano-nano buat GiveAway (GA)nya Khoirun Nizam itung2 sekalian sharing sama permisah tentang pengalaman ngeblog dan kesalahan yang sering dibuat oleh blogger pemula seperti saya. ya kali aja bermanfaat gituuu, terutama buat para blogger newbie sama kaya aku dua tahun yang lalu (eeaa belagu banget baru 2 taun gek) hehe gak, sebenernya sampe sekarng pun saya masih banyak, banyak, banyaaakk belajar tentang ngeblog koq, pokoknya harus sampe jadi blogger profesonal. #eeeaa

Sebenarnya dulu waktu kelas 2 SMA tepatnya tahun 2009 saya udah punya blog. karena memang awalnya hobi menulis dan suka ngarang cerpen yang judul banyak banget tapi gak kelar kelar bikin endingnya di tambah sibuknya kehidupan duniawi, akhirnya tidak konsisten menulis deh. dan blog saya hilang entah kemana. ngeblog lagi bulan agustus 2016. itu berarti saya vakum ngeblog sudah 7 tahun. waaawww... ruarbiyasa setelah melewati masa suit remaja, lalu menikah, punya anak dan akhirnya saya muncul kembali. itu vakum apa amnesia, haha.. sesuatu banget.

Jujur, jujur banget saya nongol lagi di dunia perbloggingan awalnya karena uang. ya benar, teknologi semakin maju banyak orang yang punya penghasilan dari blog mereka.

udah kita mah jujur jujuran aja, kalian juga kaya gitu kan?! ngaku! 

krik, krik, krik


Next, Menjadi seorang blogger profesional tidaklah semudah masukin keyword di search engine. "JADI BLOGGER PROFESIONAL" eeaa kan?
ada banyak kesalahan saya sebagai blogger pendatang baru. kesalahan-kesalahan itu adalah ⤵️
❎ Copy Paste tidak langsung 
Ada dua jenis Copy Paste, yaitu kopas secara langsung dan kopas tidak langsung.  kalo kopas langsung bener bener kopas 99% sedangakn kopas tidak langsung hanya di ganti kata-katanya saja. nah yang saya dulu tiru ini kopas tidak langsung dong pastinya (saya taulah copy paste karya orang itu ga baik dan ga bagus buat performa blog kita). biasanya blogger punya satu panutan blogger mastah, dari situ blogger newbie mulai mengikuti jejak-jejak sang mastah. ujung-ujungnya di kopas dengan sedikit gaya bahasa yang diganti.

ayo apa kalian pernah begini? hehe
Saya tau karena itu pengalaman belajar saya.

🚫 Blog gado-gado 
Pernah ngerasa gak?
setiap abis blogwalking kita nemu blog yang isinya berkualitas atau unik. mungkin awalnya terinspirasi buat ngikutin blog orang lain yang kita suka. tapi kalo sampe ngikutin banget malah jadi blog kita ga punya keunikan tersendiri. misalnya Blog si A tentang Bisnis, Blog si B tentang cara-cara, eh kita yang tadinya Parenting malah nyampur aduk sama Gadget, sampe apa ajah yang gak sesuai tema blog kita kita posting. parahnya tersangaka ga nyadar kalo ada gado-gado di rumahnya 😂

🔡 Typo 
Hampir 80% tulisan saya di 10 artikel pertama kala itu banyak yang typo. mulai dari titik, koma, sampe EYD yang kacau. padahal asli dari hati dan otak saya nulisnya pokoknya keren deh haha. tapi sayang banyak kesalahan ketikan.

✖️ Ambil Gambar Sembarangan 
Sungguh tidak ada niat mencuri hak cipta orang lain. gambar yang saya temukan di google yang saya anggap bagus saya pasang sebagai gambar ilustrasi di blog. akhirnya sampai suatu ketika saya yang masih polos ini baca informasi tentang hak cipta gambar di internet. saya memutuskan untuk mencantumkan sumbernya, malah pernah minta izin sama seseorang untuk pake gambar nya.

🚷 Gagal Fokus 
Awalnya iya karena hobi menulis di blog itu seru bisa dikenal orang. sampe waktu itu pernah iseng-iseng ikut lomba blog terus menang eh malah jadi ketagihan dan terobsesi. ujung-ujungnya blog jadi ga sesuai tema. sibuk ikut lomba blog yang ga saya banget akhirnya maksain otak supaya bekerja keras buat ngeluarin imajinasi. finally banyak kalahnya dan akhirnya ngedrop yang berdampak males nulis. hahaha

📴Kesandung Laptop 
Dulu pernah berpikir blog yang keren itu bermodal besar selain ide, faktor pendukung yang canggih di membuat tamu blog merasa "wiiihhh bukan waaww". templatenya keren, tulisannya dan gambarnya bergerak, infografisnya lengkap. sempet saya bekerja keras untuk mendapatkan itu semua, pas lagi keponya belajar tiba-tiba di tengah jalan laptopnya rusaakkk 😭. itu sempet membuat saya kehilangan passion menulis. apalagi berpikir untuk ikut lomba blog, cuma ada tulisan dan gambar seadanya. yaah, pasti kalah saing. fix akhirnya menghilang atau di sebut juga tidak konsisten menulis hahahaa.

Beruntung ga sampai 6 bulan saya muncul kembali. meski ga se aktif waktu pertama kali punya blog, saya anggap satu artikel tiap bulan lumayanlah. dipikir-pikir hampa juga kalo ga nulis. akhirnya saya manfaatin aja smartphone untuk nulis blog yang temanya ringan-ringan aja sperti snack. gurih, sedikit tapi bikin nagih, haha #apasih 😂

Setelah ngebolang selama hampir dua tahun saya menyelam sambil minum air.  mendapatkan ilmu blogging yang saya anggap sangat bermanfaat. seperti,
✔️Belajar tentang SEO,
✔️Site map blog di webmaster tolls
✔️Mengenal google analytics,
Sampe ngerapihin embel-embel blog kaya,
☑️ Bikin halaman About me,
☑️ Disclaimer,
☑️ Term Of Service,
☑️ Sitemap Blog bukan google sitemap ya,
☑️ Contac me (katanya ini lebih baik daripada mublikasiin email pribadi kita).
Berkat sering ganti tempelate yang gak penting tapi beruntung saya jadi kenal kode HTML alhamdulilah sudah mulai mengerti sedikit mah, ngatur template.

Malah pernah blog hampir kena masalah, hampir hilang permisaaahh 😱. pertama pernah statistiknya naik drastis dan terjun bebas (apa tuh ya namanya lupa) terus email saya yang pertama pun pernah di bannded karena melanggar adsense di youtube yang berdampak ke blog juga. untung waktu itu admin blognya di buat 2, itu email saya saya juga. jadi pas di bannded blog saya ga angus karena pengurusnya udah di ganti oleh email cadangan. ini juga saya dapet info dari mastah "cara ganti email tapi dengan blog yang sama" antisipasi buat 2 admin ini ternyata berhasil.

dan itu semua saya dapet dari para blogger dkk (dan kawan-kawan). blogger favorite yang ngajarin ngeblog dari A-Z adalah mas sugeng, saya suka sekali sama tulisannya yang natural, to the poin, enak di baca tapi detail n lengkap. dulu pertama kenal blog saya aktif di komunitas blogger yang mayoritas laki-laki. kalo sekarang lebih ke komunitas blogger perempuan terutama emak2 blogger.
Dari pengalaman diatas saya bulatkan ilmu yang nyantol untuk menjadi blogger yang profesional yakni,

✔️  Tentukan tema dan tujuan ngeblog saat pertama membuat blog. apakah itu parenting, travel blogger, beauty, bisnis, tutorial, motherhood, dll. apakah blog kita hanya untuk sharing, hobi atau untuk menghasilkan uang seperti adsense.

Buat kamu yang lebih fokus ke adsense, menurut blog mastah yang pernah saya baca, blog gado-gado bisa mengalami kesulitan saat pengajuan adsense. tapi jangan patah arang dulu ya, penghasilan bukan hanya dari adsense saja koq, buktinya ada ajah blog gado-gado yang dapet penghasilan juga kaya dari lomba blog atau endorse. rejeki ga bakal kemana, tapi lebih baik jika kita fokus satu tema dan punya satu kerja sama.

Bagi yang sudah mastah mungkin sudah punya banyak blog yang berbeda beda temanya. di tahap ini juga saya masih belajar. biar gak gado-gado saya buat 2 blog lagi yang beda tema. tapi masih dalam tahap pengembangan loh. blog https://rupelflanel@blogspot.com tutorial khusus untuk kerajinan tangan dari kain flanel sama sama kumpulan cerpen. please jangan di liat dulu ya soalnya rumahnya masih dalam renovasi. kalo blog saya yang kalian baca ini masih gado-gado tapi emang niatnya karena hobi jadi ini blog seputar dunia emak aja hehe.

✔️ Menulislah dari hati. (pernah aku tulis disini artikelnya) jadilah diri sendiri setiap kamu menulis, kamu bisa membayangkan menulis sama seperti kita berbicara langsung dengan lawan bicara. kaya aku dan kamuuu gituu, hehe.

✔️ Ikuti lomba blog yang kita banget
ada banyak cerita lucu tapi ngeselin saat-saat saya ikut kompetisi blog (cerita lebih kengkap nanti aja, soalnya kepanjangan). asal kamu tau saya ini termasuk berpenganlaman dalam hal kalah lomba blog 😂
sedikit saran saya,
✅kalo kamu sudah submit URL artikel judulnya jangan diganti lagi ya temans, kalo tidak mau tulisan yang di daftarin itu tidak masuk penjurian. karena link nya kosong.
✅dan pilih tema lomba blog yang kita banget. ini lebih memperudah kita untuk mencari ide kreatif.
✅ Isi tulisan jangan melenceng dari tema sekalipun perlengkapannya keren.

✔️ Nulis konten yang berkualitas
Termasuk rajin mengupgrade artikel, lalu update seenggaknya sebulan sekali blog kita akan lebih di kenal google. pembaca juga akan menyukai tulisan kita karena informasinya lengkap!

saya pernah baca tips sukses ngeblog dari salah satu mastah blogger indonesia. saya ingat tweet beliau tentang, membuat artikel di atas 1500 kalo bisa +2500. bujugileee banyak nyo, itu sebabnya penghasilan yang banyak di dapat oleh kerja keras yang tekun. kalo aku sih jujur belum banyak artikel yang sampe segitu lengkap dan menditel. dari <25 artikel yang >2000 kata cuma ada 3. beruntungnya sudah sangat banyak info yang di tulis sangat sedikit. jadi menulis, >2000 kata merupakan peluang. tapi tetap kualitas konten dan konsisten menulis nomer 1.

✔️ Konsistensi Menulis
Keprofesionalisan seorang penulis ada pada ketekunannya dalam menulis. its okay jika masih pemula, tapi semakin kita rajin menulis, membaca. perlahan kita akan mendapatkan ilmu yang banyak. dengan konsisten menulis juga menjaga eksistensi di dunia blog loh, dan banyak orang yang menaruh kepercayaan sama blog yang kita olah.

✔️ Manfaatkan media sosial
Sering berinteraksi dengan teman di medsos untuk membangun personal branding. jumlah follower yang banyak bisa jadi tempat promosi blog untuk menaikan eksistensinya. kalo saya disini masih tahap nambah follower, so kamu yang lagi baca ini follow aku donggg, nanti aku follow back, hahaa.

✔️ Rajin Blogwalking di Komunitas blog
tulisan hebat di buat oleh orang yang rajin membaca. ini manfaat dari blogwalking selain tambah ilmu jalan-jalan secara sengaja, kebetulan, mampir atau nyasar membuat imajinasi kita bertambah. jangan lupa untuk meninggalkan link di komunitas tersebut.

Jadi siapa saja bisa jadi blogger kalo cuma sigh up (daftar) tapi tidak semua orang bisa jadi blogger profesional, kecuali bagi mereka yang tekun belajar dan tetap semangat. dan ini yang sedang saya fokuskan untuk membangun blog yang lebih bermanfaat lagi.




Belajar ngeblog itu kaya makan nano-nano, manis, asam, asin, rame rasanya!

intinya, apapun jenis blog kalian yang penting tetap bermanfaat untuk orang yang membacanya. Okeh?!


yuk, sama-sama belajar! 

___________________________________________

Tulisan ini diikutsertakan dalam Give away Sinizam. com yang di adakan blogger Khoirun Nizam. ikutan yuk! 

Tuesday, September 19, 2017

Menulislah dari hati


Benar kata sebuah buku yang pernah saya baca, menjadi penulis itu berawal dari membaca. Sekalipun, seperti JK. Rolling penulis buku fiksi Harry pother yang terkenal berkat imajinasinya yang tinggi itu, ia dapatkan dari hobi membacanya sejak kecil.

ada banyak manfaat dari membaca, tentunya buku yang kita minati. Membaca membuat saya mengenal dunia. Saya sendiri mulai menyukai membaca sejak kelas 2 SD saat sudah lancar membaca. Jenis buku yang saya sangat sukai saat itu, jelas bukan buku pelajaran. Majalah bobo, adalah majalah kesukaan saya. Saya dan kakak saya rutin membeli dan mengoleksi majalah Bobo. Saking hobi nya membaca kami berdua sering berburu majalah bekas di loakan buku, Terus sampai kami dewasa. majalah yang menjadi favorit saya kecil adalah Bobo, Ina, tabloid Gaul, majalah Gadis, KawanKu (sampai saya sendiri bermimpi ingin menjadi model majalah remaja, tapi lupakan lah) dan yang terakhir Cosmo Girl (ini versi wanita dewasa) belum lagi kumpulan cerpen, sampai komik petualangan doraemon, dektektif conan, shincan, teenlit, novel dll. Tapi, sekarang buku yang saya koleksi lebih ke religi dan milik perpustakaan sekolah yang belum di kembalikan. hampura nyak, bapak kepala sekolah. Semoga tidak membaca tulisan saya ini 😂

Membaca membuat saya ketagihan, yang ada dipikiran saya saat membaca adalah "oh ternyata dunia itu luas, hidup bukan hanya tentang kita, kita bisa tahu macam macam karakter orang, kita dapet ilmu dari tips, cerita dan fakta". Hampir setiap hari saya membaca, dulu saya kecil sering membaca berdua dengan kakak saya. Dari majalah sampai koran milik bapak di embat juga (di beberapa koran seperti Republika ada rubik khusus anak, iptek, pengetahuan dan parenting, tapi ga tau kalo sekarang masih ada apa enggak)

Membaca saat ada waktu luang, seperti hari minggu bangun tidur baca koran, pulang sekolah, abis makan baca majalah, mau tidur di kamar, sampe di kamar mandi baca apa aja yang penting bikin baper 😯

Abisnya resep suka ada tips tentang kecantikan, cerpen percintaan, cerpen misteri, zodiak sampe tentang cowok juga ada, haha

Pengalaman awal menulis 
Membaca membuat kita berimajinasi tentang apa yang disampaikan penulis (telepati mungkin haha). Dengan membaca membuat saya belajar menyusun dan mengenal kosa kata baru. Akibat2 ketagihan dan rasa kepo karena membaca, saya kecil, saya remaja dan kakak saya senang sekali jika ada kuis sayembara di majalah atau dikoran yang ada hadiahnya (itupun jika beruntung) seperti sayembara bobo, surat bobo, pertanyaan2 anak, tts berhadiah, cerpen. Iseng2 ikutan berpartisipasi dengan semangat 45. Lucunya selama bertahun tahun, selama itu tidak ada satupun surat saya yang di muat!  😂

Tidak lain dan tidak bukan karena saya dan kakak saya baru belajar mengirim surat lewat pos (bayangin surat pertama yang saya tulis, kirim sendiri, patungan beli prangko, serta patungan naek angkot buat ke kantor pos itu bocah kelas 3 SD) dengan bekal petunjuk singkat dari bapak jadilah saya memutuskan untuk mengirim karya ke redaksi lewat pos. Saya baca materi mengirim surat lewat pos di buku pelajaran bahasa indonesia tapi ga ketemu tutornya, cuma contoh penulisannya saja, sia sia baca 3× bulak balik (maklumin aja anak kelas 3 SD yang pemahaman tutorialnya masih kurang).

1. Gagal dari awal ternyata permisah. Surat yang saya masukan ke kotak pos ternyata kotak pajangan di depan gerbang kantor pos, bukan kotak pengiriman sebenarnya. (Salahnya tidak konfirmasi ke pegawai pos, main masukin aja dasar bocah)  ngakak sumpah

2. Parahnya saya tahu ketika sudah berusia 18 tahun. Waktu itu saya hendak mengirim surat lamaran kerja lewat pos. Dan baru tau kalo kotak orange di depan kantor pos itu bukan kotak untuk mengirim surat. OEMJI! Jadi selama ini surat2 yang saya kirim ke redaksi bertahun tahun tidak sampai2 karena salah objek tah???! Haha 😂😅

Dari membaca saya belajar menulis! 



Menulis Diary, 
Menulis diary sudah saya lakukan sejak kelas 3 SD waktu itu curhatnya tidak begitu penting hanya seputar peliharaan si meong, si ayam, naksir pedro filem amigos. Lanjut sampai kelas 6 yang isi nya mulai naksir diem diem sama seseorang gitu, eaa. menulis diary waktu itu bukan seperti menulis agenda kegiatan atau keseharian. Menulis diary waktu itu adalah tentang curahan isi hati alias Curhat, curhat = rahasia!

Selain karena tampilan buku diary lucu lucu bikin laper mata. Laper matanya anak SD, saya mulai mengoleksi buku tersebut deh. Ada Diary kelap kelip, orji, sampai fail sekalian diary yang ada kunci gembok nya itu biar ga ada yang baca! Tapi lagi lagi kejailan saudara selalu saja kepo, memporak porandakan my diary untuk di geledah. (Kaka saya sering sekali kepo mencari tau isi diari adiknya sampe gemboknya diary di pukulin Batu)  ngakak lagi 😂


Belajar menulis cerpen
Tidak berhasil menulis diary karena selalu ada aja orang yang kepo. Atau menulis diary kalo sedang sedih aja. akhirnya bella remaja kepikiran untuk mengasah minat menulisnya di bidang cerpen. Cerpen tersebut niatnya mau dikirim ke redaksi majalah atau berharap ada penerbit yang menerbitkan (pikiran sudah jauh melintang)

Meskipun sering membaca dan menyukai cerpen. Saya termasuk payah, karena perbekalan ilmu yang terbatas. (Ga ada yg ngajarin dan prasarana belajar tidak ada) ujung ujungnya balik lagi ke buku diary.


Pertama mengenal Blog

Masih ingat sekali Pertama punya blog waktu kelas 3 SMA, buatnya di warnet sampe nelpon temen di telpon umum minta Kasih petunjuk gimana caranya #niat banget.

Alasan pengen punya blog karena suka aja nulis. Salin tulisan yang saya anggap bermanfaat dari file ke blog (karya sendiri), sekalian cari bahan buat mading sekolah waktu itu, tapi akhirnya berhenti ngeblog karena prasarana terbatas (tidak punya komputer, olok ke warnet bae mah)

Sampai sekarang, sampai sudah berumah tangga dan alhamdulilah punya blog  lagi. Blog bisa dijadikan tempat menulis bagi yang tidak kesampaian menjadi penulis profesional permisah, haha #becanda

Banyak ya, manfaat dari menulis di blog dan blogwalking, tidak perlu saya jabarkan ya manfaatnya, puanjannng. Anggap saja udah tau sendiri.

Niat ngeblog
Jujur, awal saya memutuskan ingin buat blog lagi tepatnya setahun yang lalu adalah kerena uang. Mendengar banyak informasi tentang blogger sukses, saya mulai tergoda (naif bgt ya). kedua karena saya memang ingin terus produktif meski sudah jadi emak, istri (Mumpung masih muda ya kan?)

Ternyata menjadi blogger yang berpenghasilan dollar itu ga gampang, saya belajar dari nol tentang SEO dan HTML dan akhirnya frustasi 😂

Okey saya coba jalan alternatif dengan iseng2 mengikuti lomba blog kompetisi. Baru sekali nyoba di Bulan itu saya menang pemirsah. Meskipun juara tiga.

Yeay 👏

Dari kemenangan pertama itu membangkitkan semangat saya untuk terus belajar menulis blog, mengikuti lomba blog lainnya dan mengharap menang. "Lumayan nih kalo menang buat nambahin prabot rumah, dan biaya kuliah"  Intinya kalo ga dari adsense dari lomba juga gapapa.

Masih tentang uang
Setiap Bulan saya rajin update artikel blog competition, tapi sayang sekali belum pernah menang lagi. Saya belajar, mencari poin poin agar artikel menarik. Tak tanggung tanggung saya instal ulang laptop demi mendapatkan fasilitas corel draw dan soto sop dan aplikasi canggih lainnya.

Tapi dengan waktu terbatas dan tidak ada tutor serta fasilitas, saya belum menguasai infografis maupun ilustrasi pelengkap blog yang dianggap selalu jadi modal utama menjadi pemenang kompetisi blog. Sampai akhirnya laptop saya rusaakkk 😔😢

Inalilahi

Kecewa?  Iya!
Marah?  Banget
Putus asa?  Sedikit!
Sedih?
Udah ah jangan nanya mulu

Akhirnya saya fakum sebentar sekitar 3 bulan dari dunia perbloggingan.

Bagi saya waktu itu ngeblog adalah, tentang uang. Ikut lomba jadi juara dapet uang. Tidak munafik, saya juga mengharap bisa dapet uang dari adsense.

Mindset saya tentang blog berkualitas itu adalah mahal. Modal ngebolg itu mahal salah satunya harus punya laptop.

Pengen jadi juara lomba blog juga mahal,  perangkat harus mumpuni. Tempelate blog Bagus, disertai ilustrasi pendukung layaknya persentasi seperti efek visual, disain grafis, camera dslr.

Dan saya fokus mengejar itu.

Sampai akhirnya saya sadar, ketika saya mentwett "kata orang mindset itu mempengaruhi hasil. Tapi kenapa setiap udah yakin atau geer duluan malah ga terkabul. Jadi menjatuh kan minset saya" #putus asa ceritanya
Lalu seorang teman di twitter membalas tweet saya bahwa mindset dan terobsesi itu hampir sama.


Oh tidak, Saya terobsesi


Menulis bukan lagi dari hati melainkan karena ingin menang dalam lomba blog 😨

Tulisan saya bukan lagi tentang konten yang berisi. menulis untuk berbagi pengalaman, ilmu kepada pembaca visi dan misi saat saya pengin punya blog untuk pertama kalinya (SMA) Tapi untuk lomba dan dapet duit.

Uang memang menyilaukan apalagi dikala kritis. Tapi rezeki akan datang sendiri jika kita ikhlas, berusaha dan menyerahkan hasilnya kepada tuhan. Perkataan simpel ini sebenarnya mempunyai arti yang sangat berarti.


Apa itu menulis dari hati? 


Mulai sekarang, saya benahi rumah Blog ini. Saya lebih pioritaskan tentang konten artikel yang berisi, lalu ilustrasi pendukung, memilih kompetisi yang kiranya saya minati dan cocok, bukan tentang hadiahnya tapi pilih mana kesempatan menangnya yang lebih besar #tetep, tidak membabi buta semua blog kompetisi saya ikuti. Haha stres iya

Dan itu mudah permisah, sama seperti saat saya kecil dulu menulis diary. Mengingatkan saya tentang kerinduan tulisan naif waktu kecil. Ternyata menulis itu,  semudah hati yang berbicara. Kita hanya tinggal membaca buku, meresensinya, menulis ulang apa yang kita dapat dari informasi tersebut, berbagi kepada pembaca layaknya menyampaikan pesan langsung kepada seseorang (ngobrol).

Bukan tentang pusing mikirin deadline lomba, begadang maksain bisa infografis yang saya dibikin frustasi dibuatnya, sakit sakitan mikirin laptop rusak, urusan rumah menjadi nomer sekian demi belajar agar bisa memiliki blog yang warna warni, bisa bergerak gerak tulisannya (mirip mirip vlog/persentasi).

beberapa blogger langganan juara lomba blog yang menginspirasi saya. Mereka memang keren tapi mayoritas di dukung dengan tampilan blog super WaW. Seperti gambar dengan ilustrasi pendukung. (Gak tau sebutannya apa, pokoknya tulisan, gambarnya bergerak gitu deh, keren pokoknya)

Juri pun kebanyakan meniali dari hasil tampilan blog, sedikit juri yang menilai tentang isi blog.

Tentang isi blog yang berisi, dan kelihatan menulis dari hati versi saya adalah blognya Kang masroer. Blognya sederhana, beberapa ilustrasi dan konten pendukungnya cukup oke, membuat tulisannya selalu enak di baca, meski efeknya tidak heboh.

yang ke dua Langit amarvati. pemenang blog competition prelo vol 1. Tulisannya sangat dari hati, enak banget dibaca, simpel, sederhana namun penuh arti. Didukung oleh infografis dan efek visual keren. Tanpa efek macem macem itu pun menurut saya tetap Bagus.

Bayangkan jika efek gerak2 nya tidak ada tulisan terkesan monoton. Itu jika tidak menulis dari hati. Tapi tidak bagi yg menulis dari hati, pembaca akan menikmati jalan ceritanya seperti blog sujiwo.com milik blogger Pungki prayitno.

Okey, Sekarang saya akan memperhatikan isi tulisan dari pada ilustrasi bergerak yang katanya keren itu loh. Sedikit dikit belajar, biarlah tidak sehebat blognya yuni adriyani. Yang penting saya sudah berusaha menulis dari hati dan menyerahkan tugasnya kepada panitia, selanjutnya hanya allah yg menentukan hasilnya.

Tidak menjadi juara utama lagi???
Tidak apah, kemarin dapet souvenir, hampers pun sudah sukur. 👏 yeay

(Kalo ga menang juga Ayo kita samperin tuh jurinya, kita keroyok!  Haha)


saya mengerti untuk menjadi profesional itu butuh proses. Selangkah demi selangkah dan saya menikmati itu.

Uang bukan segalanya. Saya akan banyak belajar lagi tentang menulis dari hati 😊